Monday, October 17, 2005

Di Mana Cantiknya Seorang Muslimah?





Mungkin pada sepasang matanya yang hening yang selalu
menjeling tajam atau yang kadang kala malu-malu
memberikan kerlingan manja. Boleh jadi pada bibirnya
yang tak jemu-jemu menyerlahkan senyuman manis, atau
yang sekali-sekala memberikan kucupan mesra di dahi
umi juga, ayah, suami dan pipi munggil anak-anak. Atau
mungkin juga pada hilai tawanya yang gemersik dan
suara manjanya yang boleh melembut sekaligus
melembutkan perasaan. Sejuta perkataan belum cukup
untuk menceritakan kecantikan perempuan. Sejuta malah
berjuta-juta kali ganda perkataan pun masih belum
cukup untuk mendefinisikan tentang keindahan
perempuan.

Kitalah perempuan itu. Panjatkan kesyukuran kehadrat
Tuhan kerana menjadikan kita perempuan dan memberikan
keindahan-keindahan itu. Namun, betapa pun dijaga,
dipelihara, dibelai dan ditatap di hadapan cermin
saban waktu, tiba masanya segalanya akan pergi jua.
Wajah akan suram, mata akan kelam.

Satu sahaja yang tidak akan dimamah usia, sifat
keperempuanan yang dipupuk dengan iman dan ibadah.

Anda ingin lebih cantik dan menarik ???

# Jadikanlah Ghadhdul Bashar (menundukkan pandangan)
sebagai "hiasan mata" anda, nescaya akan semakin
bening dan jernih
.

# Oleskan "lipstik kejujuran" pada bibir anda, nescaya
akan semakin manis.

# Gunakanlah "pemerah pipi" anda dengan kosmetik yang
terbuat dari rasa malu yang dibuat dari salon Iman.


# Pakailah "sabun Istighfar" yang menghilangkan semua
dosa dan kesalahan yang anda lakukan.

# Rawatlah rambut anda dengan "Selendang Islami" yang
akan menghilangkan kelemumur pandangan lelaki yang
merbahayakan.


# Hiasilah kedua tangan anda dengan gelang Tawadhu'
dan jari-jari anda dengan cincin Ukhuwwah.

# Sebaik-baiknya kalung anda adalah kalung "kesucian".

# Bedaklah wajah anda dengan "air Wudhu" nescaya akan
bercahaya di akhirat.

Friday, October 14, 2005

Strezzz

Ya Allah.. Strezzznyerrrr.... mcm ana kerja jaga satu kompany gitu........................................................................ tk tau lah leh cope ke tk..............................................................................

Thursday, October 13, 2005

IBNU SINA - Bapa Kedoktoran Dunia

IBNU SINA - Bapa Kedoktoran Dunia


Abu Ali al Husain ibn Abdallah ibn Sina adalah nama lengkap Ibnu
Sina, yang lebih dikenal sebagai "Aviciena" oleh masyarakat barat.
Dia adalah salah seorang tokoh terbesar sepanjang zaman, seorang
genius yang mahir dalam berbagai cabang ilmu. Dia lah pembuat
ensiklopedi terkemuka dan pakar dalam bidang Kedokteran, Filsafat,
Logika, Matematika, Astronomi, musik, dan puisi.

Ibnu Sina dilahirkan pada tahun 980 M / 370 H di Afshinah, sebuah
desa kecil tempat asal ibunya, di dekat Bukhara. Ayahnya, Abdullah,
adalah seorang Gubernur Samanite yang kemudian ditugaskan di
Bukhara. Sejak kecil ia telah memperlihatkan intelegensinya yang
cemerlang dan kemajuan yang luar biasa dalam menerima pendidikan, ia
telah hafal al-Qur'an pada usia 10 tahun.


Nama Ibnu Sina semakin melonjak tatkala ia mampu menyembuhkan
penyakit raja Bukhara, Nooh ibnu Mansoor. Saat itu ia baru berusia
17 tahun. Sebagai penghargaan, sang raja meminta Ibnu Sina menetap
di istana, setidaknya sementara selama sang raja dalam proses
penyembuhan. Namun Ibnu Sina menolaknya dengan halus. Sebagai
imbalan ia hanya meminta izin untuk menggunakan perpustakaan
kerajaan yang kuno dan antik. Tujuannya adalah mencari berbagai
referensi dasar untuk menambah ilmunya agar lebih luas dan
berkembang. Kemampuan ibnu Sina yang cepat menyerap berbagai cabang
ilmu pengetahuan membuatnya menguasai berbagai macam materi
intelektual dari perpustakaan Kerajaan pada usia 21.


Setelah ayahnya wafat, ia meninggalkan Bukhara karena gangguan
politik dan pergi ke kota Gorgan, yang tekenal dengan kebudayaannya
yang tinggi. Dia diundang dengan tulus oleh Raja Khawarizm,
pelindung besar kebudayaan dan pendidikan. Di Gorgan ia membuka
praktek dokter, bergerak dalam bidang pendidikan, dan menulis buku.
Setelah itu, Ibnu Sina melanjutkan lagi perjalannya, antara lain ke
Kota Ravy dan Kota Hamadan.

Sampai kini ilmunya yang ditulis dalam buku "Al Qanun Fi al-Tib"
tetap menjadi dasar bagi perkembangan ilmu kedokteran dan pengobatan
dunia. Karena itu Ibnu Sina menjadi bagian tak terpisahkan dari
perkembangan ilmu kedokteran dunia. Bukunya "Al
Qanun" "diterjemahkan" menjadi "The Cannon" oleh pihak Barat, yang
kemudian menjadi rujukan banyak ilmuwan abad pertengahan. Buku itu
diantaranya berisi eksiklopedia dengan jumlah jutaan item tentang
pengobatan dan obat-obatan. Bahkan diperkenalkan penyembuhan secara
sistematis dan dijadikan rujukan selama tujuh abad kemudian (sampai
abad ke-17).

Ibnu Sina meninggal pada tahun 1073, saat kembali di kota yang
disukainya, Hamadan. Walau ia sudah meninggal, namun berbagai
ilmunya sangat berguna dan digunakan untuk menyembuhkan berbagai
penyakit yang kini diderita umat manusia.



~ORANG ASING~


Orang yang asing itu, bukan orang asing yang datang dari Syam ataupun Yaman

Tapi yang asing itu adalah 'liang lahat' dan 'kain kafan'

Orang yang asing itu punya hak atas kererasingannya

Atas mereka yang tinggal di negeri-negeri dan rumah


Janganlah menghardik orang asing di tengah keterasingannya

Zaman menghardiknya dengan kehinaan dan berbagai macam ujian


Perjalananku jauh sementara bekalku belum cukup

Kekuatanku semakin melemah, sementara maut senantiasa mencariku

Dan aku masih memiliki sisa-sisa dosaku yang tidak aku ketahui

Allah lah yang mengetahui dosa-dosa, yang tersembunyi dan yang nyata



Alangkah bijaksananya Allah terhadapku, sedangkan aku menyia-nyiakan diriku sendiri

Aku terus-menerus berbuat dosa, sementara Dia senantiasa menutupi (dosa-dosa)ku

Aku sugguh-sungguh telah menutup pintu agar bebas berbuat maksiat

Padahal mata Allah melihatku


Ketergelinciran yang kucatat dalam kelalaian telah pergi

Alangkah meruginya! Seandainya ia kekal dalam hati, pasti akan membakarku

Monday, October 10, 2005

memikir pjg

Assalamualaikum...
Segala pujian bagi Allah... Ya Allah aku sgt bersyukur krn dpt bertemu dgn bln yg penuh barokah, marghfiroh dan kemuliaan. Ya Allah bantunilah aku menjalani ibadah puasa dgn penuh ikhlas dan tawadhu'..jgnlah aku malas dan lalai. Ya Allah..pertemukan aku dgn lailatuk qadar.. Smg selepas bln ini dpt lah aku jadi org yg lbh baik drpd semlm... Smg aku dpt beristiqomah.. Mmg susah bagi hambamu ini.. tapi satu ujian bgku tanda kasihMu..
Selawat dan salam ke atas Nabi yg ummi..yg terpilih...yg memberi syafaat kpd ummatnya... dan keselamtan juga ke atas keluarganya dan sahabat2nya.

bagaimana masa dpnku? cerah tau tidak? mmglah satu impian dan cita2ku utk memasuki Pergas, mengambil dip. Fikir2 balik.. mungkin susah utk layak memasukinya dan yurannyer pon mahal.masa 3 tahun ni kenalah cari duit.. tkkan lah nk hrp bapak ana jer. brlumba-lumba mengejar ilmu yg bermanfaat... byk yg ana harus tahu... terlalu byk. ana harus beriktikad tuk berkerja keras. demi ilmu Allah.

Sunday, September 11, 2005

Image hosted by Photobucket.com

Apabila si gadis dipuji dengan kata-kata, "you ni cantiklah", maka akan menguntumlah sebutir senyuman dibibirnya dan berbungalah hatinya. Tersipu-sipulah ia. Ah... siapa yang tidak seronok bila dikatakan cantik, lawa dan menawan?Begitulah resam manusia, seronok bila dipuji kecewa bila dikeji. Tetapi lain halnya bagi si mukmin yang merasa dirinya miskin dengan Tuhannya. Terasa kerdil tatkala berhadapan dengan pujian dan sanjungan manusia.

Wanita yang cantik selalu ditimpa 'perasan' kerana sedar dirinya punya kelebihan. Kata orang, wanita cantik banyak mahunya. Diri rasa bangga, seisi dunia mahu digenggamnya. Kalau ia seorang gadis dirinya sanggup menjadi tukaran dengan wang yang beribu. Ada pula yang rela menjadi andartu. Hidup liar bak merpati, senang didekat dan ditangkap lari. Jika ia seorang isteri yang sedar dan bangga dengan kecantikkannya maka suamilah yang menjadi mangsa. Si suami selalu melutut dan kalah dengan kehendak dan karenahnya. Lebih malang jika si suami pula suka akan kecantikan isterinya. Ia menyayangi isteri atas dasar kecantikannya. Jadilah suami laksana lembu yang dicucuk hidungnya. Ke mana diarah di situlah perginya, alangkah dayusnya dia. Si isteri yang cantik rupawan akan merajuk dan meragam seandai kemahuannya tidak tercapai, mengugut, merajuk hendak balik kampung atau minta cerai.

Alangkah indahnya jika si isteri tadi, kecantikannya digunakan untuk meniup semangat jihad ke lubuk hati suaminya. Ketahuilah, keutamaan dan nilai diri seorang wanita sama ada cantik atau tidak adalah pada akhlaknya. Kalau ia seorang isteri, ketaatannya pada suami adalah akhlak yang indah. Wanita yang cantik tetapi tidak berbudi pekerti tinggi, lebih-lebih lagi isteri yang cantik yang derhaka pada suami adalah ibarat bunga raya. Cantik warnanya harumnya tiada. Sebaliknya wanita yang tidak cantik tetapi berakhlak mulia, taat suaminya, sentiasa mencari keredhaanNya, ibarat bunga cempaka. Tiada rupa tetapi harumnya memikat jiwa. Antara bunga raya dan bunga cempaka pastilah cempaka diminati orang. Kasihan si bunga raya, tidak dijual atau dipakai orang. Ibarat gadis murahan yang mempertontonkan kecantikan. Konon nanti ada yang berkenan tetapi tidak sedar diri jadi mainan.

Wanita yang tidak cantik pula jika tidak berakhlak akan meyakitkan hati dan mata. Ibarat bunga yang tidak cantik tidak pula harum dan wangi. Maka tiadalah apa-apa tarikan dan keindahan padanya. Usah bangga dan usah pula risau akan paras rupa untuk merebut kasih sayang manusia. Tetapi marilah berlumba-lumba untuk menjadi wanita yang bertaqwa dan berakhlak mulia. Sesungguhnya Allah swt Maha Adil... Nescaya disayangi Allah serta makhluk- makhlukNya.

Seharusnya diri yang dikurniakan Allah dengan nikmat kecantikan sentiasa resah jiwanya. Bukan kerana takut luput kurniaan itu dari dirinya. Bukan jua kerana ada yang iri hati dan mahu menganiayai atau menandingi kejelitaannya. Resah adalah kerana menghitung-hitung pahala- pahala yang tinggal akibat pujian dan sanjungan manusia yang bakal menjerumuskan dirinya ke jurang neraka. Mengira-ngira bagaimana untuk meruntuhkan gunung mazmumah akibat dari kecantikan diri yang dijulang bagaikan mahkota. Apa lagi jika kecantikan itu hidangan setiap insan, cantik indah tetapi hina terdedah. Menjadi mainan nafsu dan syaitan.

Bersyukur dengan segala nikmat Tuhan. Baik buruk,cantik hodoh itu adalah pemberiNya. Yang berwajah cantik atau hodoh sama-sama perlukan persediaan. Akan tiba saatnya jua di mana yang berwajah cantik indah dikerumuni oleh cacing dan ditimbusi tanah di liang lahad yang gelap lagi sunyi. Tatkala itu bersandinglah manusia dengan kematian. Apakah baru di kala itu mahu diucapkan nikmat iman dan Islam itulah sebenar2 nikmat?

Sunday, September 04, 2005




Jangan kerana cinta, kita gugur dari perjuangan, dan jangan kerana cinta juga, prinsip kita menjadi larut dan cair. Cinta tidak semestinya akan berakhir dengan perkahwinan dan perkahwinan juga tidak semestinya akan menoktahkan titik akhir kepada percintaan. Kesetiaan akan mengikat cinta, kecurangan akan meranapkan segala kemanisan cinta.
Sesebuah perkahwinan akan menjadi indah jika cinta terus bersama.....
Alhamdullilah...
Su hrp perasaan cinta tetap kekal dan mekar selapas perkahwinan. InsyaAllah ku laksanakan tanggungjwb ku sbg istri dan ia juga pd suami. Meringankan bebanan suami & menghiburkan hati suamiku. Mangasuh ank2ku hingga menjadi ank yg soleh dan solehah. Maju di bidang duniawi & ukhrowi. Ku cuba mendirikan keluarga sakinah menjadikan rumaku syurgaku, baiti jannati di dunia yg fana ini. Ku lakukan utk mencari keredhoan Allah swt. Sudah pasti ku tk dilepaskan dr ujian dan dugaan tetapi dgn batuanNya, su dpt mengatasi semuanya. InsyaAllah...

Saturday, September 03, 2005

KATA -KATA HIKMAH KHULAFA' AR-RASYIDIN


Orang yang bakhil itu tidak akan terlepas daripada salah satu daripada 4 sifat yang membinasakan iaitu:

1. Ia akan mati dan hartanya akan diambil olehwarisnya, lalu dibelanjakan bukan pada tempatnya atau;

2. hartanya akan diambil secara paksa oleh penguasayang zalim atau;

3. hartanya menjadi rebutan orang-orang jahat dan akandipergunakan untuk kejahatan pula atau;

4. adakalanya harta itu akan dicuri dan dipergunakansecara berfoya-foya pada jalan yang tidak berguna

SAIDINA UMAR AL-KHATTAB RADHIALLAHU ANHU BERKATA:

1. Orang yang banyak ketawa itu kurang wibawanya

2. Orang yang suka menghina orang lain, dia juga akan dihina

3. Orang yang menyintai akhirat, dunia pasti menyertainya

4. Barangsiapa menjaga kehormatan orang lain, pasti kehormatan dirinya akan terjaga

SAIDINA UTHMAN BIN AFFAN RADHIALLAHU ANHU BERKATA:

Antara tanda-tanda orang yang bijaksana itu ialah:

1. Hatinya selalu berniat suci

2. Lidahnya selalu basah dengan zikrullah

3. Kedua matanya menangis kerana penyesalan (terhadapdosa)

4. Segala perkara dihadapaiya dengan sabar dan tabah

5. Mengutamakan kehidupan akhirat daripada kehidupandunia.

SAIDINA ALI KARRAMALLAHU WAJHAH BERKATA:

1. Tiada solat yang sempurna tanpa jiwa yang khusyu'

2. Tiada puasa yang sempurna tanpa mencegah diridaripada perbuatan yang sia-sia

3. Tiada kebaikan bagi pembaca al-Qur'an tanpamengambil pangajaran daripadanya

4. Tiada kebaikan bagi orang yang berilmu tanpamemiliki sifat wara'

5. Tiada kebaikan mengambil teman tanpa salingsayang-menyayangi

6. Nikmat yang paling baik ialah nikmat yang kekal dimiliki

7. Doa yang paling sempurna ialah doa yang dilandasi keikhlasan

8. Barangsiapa yang banyak bicara, maka banyak pulasalahnya, siapa yang banyak salahnya, maka hilanglah harga dirinya, siapa yang hilang harga dirinya,bererti dia tidak wara', sedang orang yang tidak wara'itu bererti hatinya mati

Monday, August 29, 2005

Fitnah??

Assalamualaikum warohmatullah...

Sesungguhnya Allah adalah Pencipta segla makhluk, termasuk manusia, lelaki dan wanita. Bahkan, Dialah yg menciptakan seluruh alam termasuk makhluk yg paling mulia hingga yg paling hina. Selawat dan salam kpd Nabi Muhammad s.a.w yg diberi hak utk memberi syafaat kpd ummat manusia pd hari kiamat kelak.

Mampukah kaum lelaki megelak dr fitnah kaum Hawa(perempuan)?

Bagaimana mungkin kaum lelaki dpt megelak dr fitnah kaum Hawa padahal lelaki sgt menyayangi mereka. Kaum lelaki harus sentiasa bersama kaum Hawa. sama ada ketika senang ataupun ketika berduka.

Ada ketikanya perempuan menjadi separuh kebahagiaan bagi lelaki, manakala di waktu yg lain perempuan yg sama bertukar menjadi racun yg sgt berbisa baginya.

Oleh sebab itulah Nabi s.a.w mengigtkan supaya berhati-hati terhdp fitnah kaum perempuan.

ما تركت فتنة أضر على الرجال من النساء

Pengertian fitnah di dlm bahasa arab byk sekali, antara lain: 'sesat', 'kafir', 'jahat', atau 'membakar dgn api'.

Beberapa Senjata Fitnah Perempuan

-Airmata
-Pandai mengambil hati
-Mendedahkan aurat
-Senyuman
-Tipu Daya
- Tutur kata yg manis
-Gertak dan Ancaman

Isteri yg soleaha adalah tmpt melabur yg pasti menguntungkan krn harganya tetap tinggi sisi Allah, suami dan masyarakat, hingga perempuan ini diibaratkan sbg fitnah...tetapi fitnah apa dan bagaimana ia memfitnah lelaki? Sudah pasti fitnahnya ialah dorongan ke arah yg baik!

Yg kami persoalkan ialah, apakah lelaki yg boleh terselamat dr fitnah perempuan? Lelaki yg kahwin dgn perempuan yg cantik, ia jatuh dlm fitnah kecantikkan dan cemburu, sdgkan sifat cemburu sering mendtgkan akibat yg buruk yg tidak diduga.

Lelaki yg kahwin dgn perempuan yg hodoh dan tidak berepa menarik, akn menimbulkan fitnah yg lain iaitu, besar kemungkinan lelaki itu menyesal memperisterikan isterinya yg hodoh. Kemudian setiap kali ia melihat perempaun yg cantik dan sempurna sifat2nya, setiap itu pula hatinya ingin memilikinya.

Kaum wanita hari ini memiliki kecantikan yg amt mengagumkan tetapi wajah mereka tidak menampakkan sinar iman dan akidah.

Oleh sbb semua itulah maka perlu rasanya kami perigtkan kpd kaum wanita seluruhnya, spy jgn menyebarkan fitnah kpd kaum lelak. Krn akhirnya mereka sendiri pun akn turut menjadi korban fitnah tersebut.

Malu Dlm Belajar

Image hosted by Photobucket.com Jgn pernah malu utk belajar. Belajarlah! tidak peduli laki-laki maupun perempuan. Yang tua, apalagi yg muda. Bila dan di mana pun itu.
Mengapa?
Adalah Mujahid bin Jubair At-Taba'i r.a pernah berkata.
"Org yg pemalu dan org sombong itu tidak mau belajar." Pada kesempatan yg berbeda, Aisyah r.a berkata,
"Sebaik-baik kaum wanita adalah wanita Anshar. Mereka tidak dihalangi oleh rasa malu utk mendalami ilmu agama."

Thursday, August 04, 2005

*~ Lemah-Lembut Rasullah pd Isterinya ~*





Sayidatina 'Aisyah menceritakan,
"Kalau Nabi berada di rumah, beliau selalu membantu urusan rumahtangga. Jika mendengar azan, beliau cepat² berangkat ke masjid & cepat² pula kembali sesudah selesai sembahyang."
Pernah baginda pulang pada waktu pagi. Tentulah baginda amat lapar waktu itu. Tetapi dilihatnya tiada apa pun yang ada untuk sarapan. Yang mentah pun tidak ada kerana Sayidatina 'Aisyah belum ke pasar. Maka Nabi bertanya,
"Belum ada sarapan ya Khumaira?" (Khumaira adalah panggilan mesra untuk Sayidatina 'Aisyah yang bererti 'Wahai yang kemerah²an')
Aisyah menjawab dengan agak serba salah,
"Belum ada apa² wahai Rasulullah."
Rasulullah lantas berkata,
"Jika begitu aku puasa saja hari ini." tanpa sedikit tergambar rasa kesal di wajahnya. Sebaliknya baginda sangat marah tatkala melihat seorang suami memukul isterinya.
Rasulullah menegur,
"Mengapa engkau memukul isterimu?"
Lantas soalan itu dijawab dengan agak gementar,
"Isteriku sangat keras kepala. Sudah diberi nasihat dia tetap degil, jadi aku pukul dia."
"Aku tidak bertanya alasanmu," Sahut Nabi s.a.w.
"Aku menanyakan mengapa engkau memukul teman tidurmu & ibu kepada anak²mu? "
Pernah baginda bersabda,
"Sebaik² lelaki adalah yang paling baik & lemah-lembut terhadap isterinya. "
Prihatin, sabar & tawadhuknya baginda dalam menjadi ketua keluarga langsung tidak sedikitpun menjejaskan kedudukannya sebagai pemimpin umat.

Friday, July 29, 2005

::Aku tinggalkan Cinta kerana Dia::

Aku tinggalkan Cinta kerana Dia

Wahai teman-teman sekalian,
Kisah ini datang dari lubuk hati saya sendiri, apa yang saya rasa dan apa yang saya alami sendiri. Saya tidak bermaksud untuk mengeluh apatah lagi mengingkar apa yang telah Allah swt tetapkan kepada saya dan kita semua orang yang beriman dengan-Nya. Kisah ini saya khabarkan agar apa yang saya lalui tidak berlalu begitu saja tanpa saya kongsi dan tanpa saya rekodkan sebagai panduan bagi diri saya sendiri untuk hari-hari kemudian.
Saya sama seperti orang lain, punya keinginan untuk menyayangi dan disayangi. Walau bagaimanapun, tidak mudah bagi saya untuk jatuh hati pada seorang wanita. Saya tidak mencari seorang wanita untuk dijadikan kekasih, tetapi saya mencari seorang teman pendamping hidup saya hingga ke akhir hayat saya. Seorang yang boleh mengigatkan saya kiranya saya terlupa dan yang paling penting wanita yang amat saya percayai untuk mendidik anak-anak saya kelak dan generasi yang akan lahir daripada keluarga kami nanti. Untuk itu, sejak di bangku sekolah lagi saya telah letakkan beberapa syarat bagi seorang wanita untuk hadir dalam hidup saya dan dialah orangnya.
Dalam masa beberapa bulan saya belajar di sebuah pusat pengajian tinggi di Petaling Jaya, banyak perkara yang telah saya pelajari. Yang paling penting buat saya ialah, bagaimana saya mula mengenali wanita-wanita dalam hidup saya kerana saya sejak dari sekolah rendah belum pernah bergaul secara langsung dengan seorang wanita pun dan saya amat peka terhadapan larangan pergaulan antara lelaki dan wanita kerana saya bersekolah di sebuah sekolah menengah agama lelaki berasrama penuh. Lantaran itu, saya tidak pernah puntya hati untuk memberi cinta atau menerima cinta walaupun peluang itu hadir beberapa kali.
Saya mula mengenali si dia apabila kami sama-sama terpilih untuk mengendalikan sebuah organiasi penting di tempat kami belajar. Ditakdirkan Allah swt, dia menjadi pembantu saya. Dari situlah perkenalan kami bermula. Dia seperti yang telah saya ceritakan, bertudung labuh dan sentiasa mengambil berat tentang auratnya terutama stokin kaki dan tangannya. Itulah perkara pertama yang membuatkan saya tertarik padanya. Dia amat berhati-hati dalam mengatur bibir bicaranya, bersopan-santun dalam mengatur langkahnya, wajah yang sentiasa berseri dengan iman dan senyuman, dan tidak pernah ke mana-mana tanpa berteman. Suaranya amat sukar kedengaran dalam mesyuarat kerana dia hanya bersuara ketika suaranya diperlukan dan tidak sebelum itu. Saya melihat dia sebagai seorang mukminah solehah yang amat menjaga peribadinya dan maruah dirinya. Saya tidak pernah bercakap-cakap dengannya kecuali dia punya teman disisi dan atas urusan rasmi tanpa dipanjang-panjangakan. Saya seorang yang amat kuat bersembang dan sentiasa punya modal untuk berbual-bual seperti kata teman saya, tetapi dengan dia saya menjadi amat pemalu dan amat menjaga. Bagi saya, itulah wajah sebenar seorang wanita solehah. Dia mampu mengigatkan orang lain dengan hanya menjadi dirinya, tanpa perlu berkata-kata walaupun sepatah.
Pada hari terakhir saya di sana, saya punya tugas terakhir yang perlu saya selesaikan sebelum saya melepaskan posisi saya dan semua itu melibatkan dia. Sebaik sahaja semua kerja yang terbang kalai itu siap, saya mengambil peluang untuk berbual-bual deangan dia. Saya bertanya perihal keluarga dan apa yang dia rasa bertugas di samping saya untuk waktu yang amat sekejap itu. Alhamdulillah dia memberikan respon yang baik dan dari situlah saya mengenali dengan lebih dalam siapa sebenarnya pembantu saya ini. Namun, apa yang memang boleh saya nampak dengan jelas, dia amat pemalu dan dia amat kekok semasa bercakap dengan saya. Selepas itu barulah saya tahu, sayalah lelaki pertama yang pernah berbual-bual deangan dia bukan atas urusan rasmi sebegitu. Di situlah saya mula menyimpan perasaan, tapi tidak pernah saya zahirkan sehinggalah saya berada jauh beribu batu daripadanya.
Semasa saya berada di Jordan, saya menghubunginya kembali dan menyatakan hasrat saya secara halus agar dia tidak terkejut. Alhamdulillah, dia menerima dengan baik dan hubungan kami berjalan lancar selama empat bulan sebeluam saya balik bercuti ke Malaysia. Kadang-kadang saya terlalai dalam menjaga hubungan kami dan dialah yang mengingatkan. Dialah yang meminta agar kami mengehadkan mesej-mesej kami agar tidak terlalu kerap. Semua itu menguatkan hubungan kami dan bagi saya dialah teman hidup yang sempurna buat saya. Walau bagaimanapun, sewaktu saya pulang ke Malaysia bulan lepas, ummi dapat menghidu perhubungan kami. Saya tahu ummi tidak berapa suka anak-anaknya bercinta tetapi saya tidak pernah menjangka ummi akan menghalangnya. Tetapi perhitungan saya silap, amat silap. Buat pertama kali, adik perempuan saya memberitahu ummi sudah tahu perihal saya dan ummi tidak suka. Saya tidak pernah menganggapnya sesuatu yang serious sehinggalah ummi bercakap secara peribadi dengan saya pada suatu hari. Saya masih ingat lagi kata-kata ummi yang buat saya tak mampu membalas walau sepatah.
"I haven't found any entry in Islam that permit what you are doing right now. I haven't heard from anyone that love before marriage is permitted. But I know there's no relationship between male and female except for what is very important and official between them. So, may I know what kind of relationship you are having now and I want to hear it from your mouth that it is legal in what you have been learning until now."
"Not a single phrase, nor a word."
"My sweetheart, if you want to bulid a family, a faithful one, you can never bulid it on what Allah has stated as wrong and proven false by the way Rasulullah p.b.u.h has taught us. A happy and blessed family come from Allah, and you don't even have anything to defend it as blessed if the first step you make is by stepping into what He has prohibited. You can't have a happy family if Allah doesn't help you so, and you must know in every family that stands until their dying day, they have Allah on their side. You can't expect Him to help you if you did the wrong step from the very beginning."
Saya tiada kata untuk membalas kerana semuanya benar. Saya tahu kebenaran itu sudah lama dulu, tetapi saya tak mampu untuk melawan kehendak nafsu saya sendiri. Saya akui, saya tertipu dengan apa yang dipanggil Cinta tak pernah membawa kita ke mana, andai cinta itu bukan dalam lingkungan yang Allah redha. Tiada cinta yang Allah benarkan kecuali selepas tali perkahwinan mengikatnya. Itulah apa yang telah saya pelajari lama dahulu dan dari semua kitab Fiqh yang saya baca, tiada satu pun yang menghalalkannya. Saya tahu kebenaran ini sudah lama dahulu, tetapi saya tidak kuat untuk menegakkannya. Saya tidak mampu menundukkan kemahuan hati saya. Dan kata-kata ummi memberikan saya kekuatan untuk bangkit dari kesilapan saya selama ini.
Ummi berkata: "It's not me who want you to make a decision like this, but Allah tells you so."
Saya percaya, itulah yang terbaik baut saya dan dia. Dengan kekautan itulah saya terangkan kepadanya, dan alhamdulillah dia faham. Amat faham. Walaupun air matanya seakan air sungai yang tidak berhenti mengalir, tetapi dia tahu itulah yang terbaik buat kami. Dia meminta maaf kepada ummi kerana menjalinkan hubungan yang tidak sah dengan saya, tetapi ummi memberi syarat, janganlah bimbang. Andai ada jodoh kamu berdua, insyaAllah, Dia akan temukan kamu dalam keadaan yang jauh lebih baik dari sekarang.
Hidup saya sekarang lebih tenang kerana tiada apa yang menggusarkan hati saya lagi. Hidup saya lebih bercakap kembali tentang agama saya dengan lebih bebas tanpa dihantui oleh perasaan berdosa. Bagi saya, dan dia, inilah saat untuk kami muhasabah kembali diri kami dan kami betulkan kembali segala kesilapan yang telah kami buat. Inilah saat untuk kami menjadi seorang ibu dan ayah yang berakhlak mulia dan berperibadi tinggi. Inilah masanya kami insafi kembali keterlanjuran kami dahulu dan memohon moga-moga Allah sudi memaafkan kami.
Sesungguhnya Ya Allah, aku insan yang sangat lemah. Aku tidak mampu melawan godaan syaitan yang tidak pernah jemu, juga hambatan nafsu yang tidak pernah lesu. Ampunilah aku.
Walau bagaimanapun, perpisahan ini hanya untuk sementara. Saya telah berjanji dengan diri saya sendiri dengan diri saya sendiri, dialah yang akan menjadi teman hidup saya nanti. Sesungguhnya pencarian saya untuk seorang calon isteri telah berakhir. Insan seperti dia hanya satu dalam seribu. Mana mungkin saya melepaskan apa yang amat berharga yang pernah hadir dalam hidup saya. InsyaAllah, sekiranya Allah swt panjangkan umur, sebaik sahaja saya tamatkan pengajian saya di sini, saya akan kembali ke Malaysia dan melamarnya untuk menjadi permasuri di hati saya. InsyaAllah, saya akan setia menunggu saat itu, dan saya beruasaha sedaya-upaya saya untuk mengekalkan kesetiaaan saya.
"Sekiranya kita telah bertemu dengan seorang insan yang amat mulia sebagai teman hidup kita, janganlah lepaskannya kerana kita tidak tahu bilakah pula kita akan bertemu deangan insan yang seumpamanya.
Siapakah lagi dalam dunia ini yang menjaga abab berjalan antara lelaki dan perempuan sebagaimana yang ditunjukkan oleh Nabi Musa a.s dan puteri Nabi Syaaib a.s beribu-ribu tahun dahulu?
Mafraq, Jordan

Friday, July 01, 2005

*~Hayatilah~*

Dan solatlah kamu sebelum kamu di solatkan.
Tutuplah auratmu sebelum auratmu ditutup dengan kain kafan yang serba putih.
Pada waktu itu tiada guna lagi bersedih walaupun orang yang hadir itu merintih.
Selepas itu kamu akan diletakkan dia atas lantai, lalu dilaksanakan sholat jenazah dengan empat takbir dan satu salam, beserta fatihah, selawat dan doa sebagai memenuhi tuntutan fardhu kifayah.

Tapi; apakah empat kali takbir itu dapat menebus segala dosa meninggalkan solat sepanjang hidup?
Apakah sholat jenazah yang tanpa rukuk dan sujud,dapat membayar hutang rukuk dan sujud yang telah ditinggalkan?
Sungguh tertipulah dirimu jika beranggapan demikian. Justeru sekelian muslimin dan muslimat,Usunglah dirimu ke tikar solat. Sebelum kamu diusung ke liang lahat, menjadi makanan cacing dan mamahan ulat.

Iringlah dirimu ke masjid, sebelum dirimu diiringi ke pusara.
Tangisilah dosa-dosa mu di dunia, kerana tangisan tidak berguna di alam baqa'.
Sucikanlah dirimu sebelum dirimu disucikan,sedarlah kamu sebelum kamu disedarkan.
Dengan panggilan izrail yang menakutkan,berimanlah kamu sebelum kamu ditalkinkan.
Kerana ianya berguna untuk yang tinggal bukan yang pergi.
Beristighfarlah kamu sebelum kamu diisthighfarkan namun ketika itu ishtighfar tidak menyelamatkan.
Ingatlah di mana sahaja kamu berada kamu tetap memijak bumi Tuhan dan di bumbungi dengan langit Tuhan serta menikmati rezeki Tuhan. Justeru, bila dia menyeru, sambutlah seruannya.
Sebelum dia memanggilmu buat kali terakhirnya.
Ingatlah kamu dulu hanyalah setitis air yang tidak bererti lalu menjadi segumpal darah lalu menjadi seketul daging.
Lalu daging itu membaluti tulang lalu jadilah kamu insan yang mempunyai erti.
Ingatlah asal usulmu yang tidak bernilai itu, tetapi Allah mengangkatmu ke suatu mercu.
Yang lebih agung dari malaikat, lahirmu bukan untuk dunia tetapi gunakanlah ia untuk melayar bahtera akhirat.

Sambutlah seruan `hayyaallahsallah' dengan penuh rela dan bersedia.
Sambutlah seruan `hayyaallahfallah 'jalan kemenangan akhirat dan dunia.
Ingatlah yang kekal ialah amal menjadi bekal sepanjang jalan.
Menjadi teman di perjalanan guna kembali ke pangkuan tuhan.
Pada hari itu tiada berguna harta, takhta dan putera.
Isteri, kad kredit dan kereta. Kondominium, saham dan niaga.
Kalau dahi tidak pernah mencecah sejadah didunia.

Wednesday, June 15, 2005

ALLAH servant cried 4 U

بسم الله الرحمن الرحيم




Oh Allah.. I'm so tired... tired... Oh Allah.. gave me strength and Ur guidence. Who can i can turn to but only U... Oh Allah, my hearts break jus becoz of thinking and waiting for tat guy. And all that was just a dream. Wake me up Oh Allah!!! Bring me back to reality. Lost is where i am. My eyes has seen Ur beauty but my heart wasn't there for U..!! Oh Allah.. where's the love? Why, Oh Allah?? Why that guy whom i love so much and care, don't accept my sincerity? I'm so tired chasing after him. My beloved guy, u were always in my heart. But what i need right now, is to find The Greatest Love of All.. that's Allah. I'm lost without U. Ur love will always grow and stays forever for those who commited to U. Bring closer to U always. I'm Ur servant.

لا اله الله

Saturday, May 21, 2005

Rintihan

Rintihan
Album : Rindu
Munsyid : Hijjaz

Biar berlinangan airmata
Ku takkan hentikannya
Biarkan ia menyembuh luka
Hilanglah rasa duka
Tidak ku termampu merentasi liku-liku
Oh tidak ku mampu menghadapi semua itu
Oh sungguh ku tak upaya
Jangan dibiarkan jerih perih kehidupan
Bisa meleraikan iman
Kan hancur semuanya
Walau menitis airmata darah
Tak bisa merubah segalanya
Melainkan taubat nasuha
Moga kan diterima
Namun ku percaya
Masih ada kesudahannya
Kerana Allah itu
Maha kaya maha mendengar
Rintihan hamba-hambanya
Kerana sesiapa bertaqwa kepadanya
Pasti akan ada
Jalan keluarnya
Rezeki yang tidak disangka-sangka
Cukup Allah baginya
Berkuasa segala-galanya
Terima seadanya

Tiap kali Su mendgr lagu ni, rasa pilu slalu timbul. Ntah nape? Mmg benarlah, kite tk berupaya. Kite slalu bergantung pd Allah. Su sedih. Krn takut tk dpt kasih syg Nya. Su kdg2 tk tahan dgn dugaan tapi dgn doa dan igtkan Allah slalu bersama Su. Inilah buat Su berjuang tanpa kenal penat. Su pikirkan sal keluarga, masa dpn Su. Adakah cerah?? Bersabarlah Su...

Saturday, May 14, 2005

Perkenankanlah Aku MencintaiMu Semampuku

Perkenankanlah Aku MencintaiMu Semampuku

Tuhanku,
Aku masih ingat, saat pertama dulu aku belajar mencintaiMu
Lembar demi lembar kitab kupelajari
Untai demi untai kata para ustadz kuresapi
Tentang cinta para nabi
Tentang kasih para sahabat
Tentang mahabbah para sufi
Tentang kerinduan para syuhada

Lalu kutanam di jiwa dalam-dalam
Kutumbuhkan dalam mimpi-mimpi dan idealisme yang mengawang di awan

Tapi Rabbii,
Berbilang detik, menit, jam, hari, pekan, bulan dan kemudian tahun berlalu
Aku berusaha mencintaiMu dengan cinta yang paling utama, tapi
Aku masih juga tak menemukan cinta tertinggi untukMu
Aku makin merasakan gelisahku membadai
Dalam cita yang mengawang
Sedang kakiku mengambang, tiada menjejak bumi
Hingga aku terhempas dalam jurang
Dan kegelapan


Wahai Ilahi,
Kemudian berbilang detik, menit, jam, hari, pekan, bulan dan tahun berlalu
Aku mencoba merangkak, menggapai permukaan bumi dan menegakkan jiwaku kembali
Menatap, memohon dan menghibaMu:
Allahu Rahiim, Ilaahi Rabbii,
Perkenankanlah aku mencintaiMu,
Semampuku
Allahu Rahmaan, Ilaahi Rabii
Perkenankanlah aku mencintaiMu
Sebisaku
Dengan segala kelemahanku

Ilaahi,
Aku tak sanggup mencintaiMu
Dengan kesabaran menanggung derita
Umpama Nabi Ayyub, Musa, Isa hingga Al musthafa
Karena itu izinkan aku mencintaiMu
Melalui keluh kesah pengaduanku padaMu
Atas derita batin dan jasadku
Atas sakit dan ketakutanku

Rabbii,
Aku tak sanggup mencintaiMu seperti Abu bakar, yang menyedekahkan seluruh hartanya dan hanya meninggalkan Engkau dan RasulMu bagi diri dan keluarga. Atau layaknya Umar yang menyerahkan separo harta demi jihad. Atau Utsman yang menyerahkan 1000 ekor kuda untuk syiarkan dienMu. Izinkan aku mencintaiMu, melalui seratus-dua ratus perak yang terulur pada tangan-tangan kecil di perempatan jalan, pada wanita-wanita tua yang menadahkan tangan di pojok-pojok jembatan. Pada makanan–makanan sederhana yang terkirim ke handai taulan.

Ilaahi, aku tak sanggup mencintaiMu dengan khusyuknya shalat salah seorang shahabat NabiMu hingga tiada terasa anak panah musuh terhunjam di kakinya. Karena itu Ya Allah, perkenankanlah aku tertatih menggapai cintaMu, dalam shalat yang cuba kudirikan terbata-bata, meski ingatan kadang melayang ke berbagai permasalahan dunia.

Robbii, aku tak dapat beribadah ala para sufi dan rahib, yang membaktikan seluruh malamnya untuk bercinta denganMu. Maka izinkanlah aku untuk mencintaimu dalam satu-dua rekaat lailku. Dalam satu dua sunnah nafilahMu. Dalam desah napas kepasrahan tidurku.

Yaa, Maha Rahmaan,
Aku tak sanggup mencintaiMu bagai para al hafidz dan hafidzah, yang menuntaskan kalamMu dalam satu putaran malam. Perkenankanlah aku mencintaiMu, melalui selembar dua lembar tilawah harianku. Lewat lantunan seayat dua ayat hafalanku.

Yaa Rahiim
Aku tak sanggup mencintaiMu semisal Sumayyah, yang mempersembahkan jiwa demi tegaknya DinMu. Seandai para syuhada, yang menjual dirinya dalam jihadnya bagiMu. Maka perkenankanlah aku mencintaiMu dengan mempersembahkan sedikit bakti dan pengorbanan untuk dakwahMu. Maka izinkanlah aku mencintaiMu dengan sedikit pengajaran bagi tumbuhnya generasi baru.

Allahu Kariim, aku tak sanggup mencintaiMu di atas segalanya, bagai Ibrahim yang rela tinggalkan putra dan zaujahnya, dan patuh mengorbankan pemuda biji matanya. Maka izinkanlah aku mencintaiMu di dalam segalanya. Izinkan aku mencintaiMu dengan mencintai keluargaku, dengan mencintai sahabat-sahabatku, dengan mencintai manusia dan alam semesta.

Allaahu Rahmaanurrahiim, Ilaahi Rabbii
Perkenankanlah aku mencintaiMu semampuku. Agar cinta itu mengalun dalam jiwa. Agar cinta ini mengalir di sepanjang nadiku.

Friday, April 22, 2005

::=::Al-Quran Sbg Pembela Di Hari Akhirat::=::

Image hosted by Photobucket.com

Abu Umamah r.a. berkata :
"Rasulullah S.A.W telah menganjurkan supaya kami semua mempelajari Al-Qur'an, setelah itu Rasulullah S.A.W memberitahu tentang kelebihan Al-Qur'an. "

Telah bersabda Rasulullah S.A.W :
" Belajarlah kamu akan Al-Qur'an, di akhirat nanti dia akan datang kepada ahli-ahlinya, yang mana di kala itu orang sangat memerlukannya."

Ia akan datang dalam bentuk seindah-indahnya dan ia bertanya,
" Kenalkah kamu kepadaku?"

Maka orang yang pernah membaca akan menjawab :
"Siapakah kamu?"

Maka berkata Al-Qur'an :
"Akulah yang kamu cintai dan kamu sanjung, dan juga telah bangun malam untukku dan kamu juga pernah membacaku di waktu siang hari."

Kemudian berkata orang yang pernah membaca Al-Qur'an itu :
"Adakah kamu Al-Qur'an?"

Lalu Al-Qur'an mengakui orang yang pernah membaca mengadap
Allah S.W.T. Lalu orang itu diberi kerajaan di tangan kanan dan kekal di tangan kirinya, kemudian dia meletakkan mahkota di atas kepalanya. Pada kedua ayah dan ibunya pula, yang muslim diberi perhiasan yang tidak dapat ditukar dengan dunia walau berlipat ganda, sehingga keduanya bertanya :

"Dari manakah kami memperolehi ini semua, pada hal amal kami tidak sampai ini?"

Lalu dijawab :
"Kamu diberi ini semua kerana anak kamu telah mempelajari Al-Qur'an."

Semoga memberi manafaat.
Tuhan,
Misalan apa patut aku gambarkan,
Buat perasaan sebuah kedukaan,
Tika aku kaku dititik permulaan,
Langkah mencari kebahagiaan,
Tersangkut aku di tiang harapan.

Tuhan,
Inikah rupanya sebuah ujian,
Buat menduga secebis keimanan,
Dengan itu aku datang bersama pengaduan,
Moga dilerai segala kekusutan,
Terhimpun padanya segugus kehibaan.

Tuhan,
Kiranya ini telah ditakdirkan,
Untuk aku hadapi sendirian
Mohon aku dititipkan
Suatu keredhaan sebagai kurniaan,
Buat teman sepanjang perjalanan.

الحمد لله رب العالمين.
Adalah harapan ku mencari kebahagiaan yg hakiki... Setiap ujian buat ku matang bagi mengahadapi dunia yg sudah makin tua dan penuh dgn dugaan... Ya Allah! Ya Rabb! Yg Maha Agung! Kuatkanlah iman ku.. Jgnlah biarkanku sendirian. Mengharapkan kasih syg Mu. Bagaimana nanti ku hadapkan diriku pd Mu? Keadaan hina skali! Jgn biar ku terjerumus ke lembah kehinaan... : '( Amin

::=::CaRiLaH kAsIh InSaN DeMi CiNtA tUhAn::=::

Tuesday, April 19, 2005

Ya Rasullah...

Ya Rasulullah...
salam buatmu duhai kekasih Allah
kini tibalah hari yang bersejarah
detik gemilang

Ya Rasullullah...
salam buatmu duhai kekasih Allah
kami sentiasia mengingatimu
wahai penghulu anbiya

Tabahnya diri ya Rasul
dalam menempuh dugaan
walaupun dicaci dihina
semangatmu tetap membara

Saturday, April 16, 2005


Wanita solehah itu aurat dijaga,
Pergaulan dipagari,
Sifat malu pengikat diri,
Seindah hiasa di dunia ini,
Keayuan wanita solehah itu?

Tidak terletak pada kecantikan wajahnya,
Kemanisan wanita solehah?
Tidak terletak pada kemanjaannya,
Daya penarik wanita solehah itu?
Bukan pada kemanisan bicaranya yang menggoncang iman para muslimin?
Dan bukan pula terletak pada kebijaksanaannya bermian lidah?
Memujuk rayu?

Bukan dan tidak sama sekali,
Kepetahan wanita solehah.
Bukan pada barang kemas atau perihal orang lain
Tapi pada perjuangannya meningkatkan martabat agama,
Nafsu mengatakan wanita cantik dengan paras rupa yang indah bak permata yang menyeri alam
Akal mengatakan wanita cantik atas kemajuan dan kekebalannya dalam ilmu
serta pandangan dari segala aspek
Hati menyatakan kecantikan wanita hanya pada akhlaknya,
Itupun seandainya hati itu bersih untuk dinilai

Wahai wanita!

Jangan dibangga dengan kecantikan luaran,
Kerana satu hari nanti ianya akan lapuk ditelan zaman,
Tetapi jaga dan peliharalah kecantikan dalaman,
Agar diri kita bersih dan sentiasa mendapat rahmat Ilahi,
Wahai wanita!

Jangan dibanggakan dengan ilmu duniawi yang kau kuasai,
Kerana ada lagi manusia yang lebih berpengetahuan darimu,
Wahai wanita!

Jangan pula berdukacita atas kekurangan dirimu,
Kerana ada lagi insane yang lebih malang darimu,
Wahai wanita solehah!

Jangan dirisau akan jodohmu,
Kerana muslimin yang bijaksana itu tidak akan terpaut pada wanita hanya kerana kecantikannya parasnya,

Bersyukurlah atas apa yg ada

Serta berusaha demi keluarga, bangsa, dan agama,
Salam perjuangan untuk sahabatku

-WANITA SOLEHAH-
"Wanita hiasan dunia Seindah hiasan adalah wanita solehah"

Khas buatmu wanita...